Baiklah, sekarang kita kembali pada pokok bahasan yang sebelumnya, yaitu tentang bagaimana caranya agar komentar yang kita tuliskan pada sebuah situs web atau blog tidak dianggap atau dikategorikan sebagai sebuah komentar spam. Jadi begini, agar komentar yang kita tuliskan tidak dianggap sebagai komentar spam, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Dimana hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagaimana dalam uraian di bawah ini.
Pertama, berkomentarlah sesuai dengan topik pembahasan dalam artikel yang dimaksud.
Dengan menuliskan komentar sesuai dengan topik dari artikel yang sedang dibuka, dapat diasumsikan bahwa kita tidak hanya datang dan kemudian pergi sembari meninggalkan ‘jejak’ pada situs web atau blog yang dimaksud. Karena apabila kita menuliskan komentar yang asal-asalan, maka dapat pula diartikan bahwa tujuan kita menuliskan komentar tersebut hanyalah sekedar untuk mencari dan mendapatkan keuntungan sepihak semata.
Disamping itu apabila kita menuliskan komentar sesuai dengan topik, maka selain komentar kita tidak akan dianggap sebagai sebuah komentar spam, kita pun akan mendapatkan ilmu dan manfaat dari isi artikel yang dimaksud, karena dengan menulis komentar sesuai dengan topik artikel maka dapat diasumsikan bahwa kita sedikit banyak telah membaca konten dari artikel tersebut. Namun, apabila Anda ingin menuliskan komentar yang tidak sesuai atau di luar topik, maka tuliskanlah komentar tersebut di baris berikutnya atau setelah Anda menuliskan komentar yang relevan dengan topik pembahasan.
Kedua, jangan menyertakan link atau tautan di dalam badan komentar.
Pada umumnya sebagian pengelola situs web atau blog kurang menyukai sebuah komentar yang di dalamnya mengandung link atau tautan. Hal tersebut disebabkan karena link atau tautan yang terdapat di dalam komentar tersebut apabila dibuka belum tentu mengarah pada halaman yang dapat dipertanggungjawabkan (misalnya adalah halaman situs atau web yang berisikan konten terlarang). Hal ini disebabkan pula karena pengelola sebuah situs web atau blog sangat tidak mungkin mengecek satu per satu arah link atau tautan yang tercantum dalam komentar yang dimaksud, apalagi apabila situs web atau blog yang dimaksud merupakan situs web atau blog yang memiliki PageRank tinggi dan atau banyak dikunjungi.
Walau tidak sedikit pula pengelola sebuah situs web atau blog yang mengijinkan pengunjung menyertakan link atau tautan dalam komentarnya, akan tetapi sangat dianjurkan untuk menghindari pencantuman link atau tautan di dalam komentar. Hal ini semata-mata dimaksudkan untuk menghindari terdeteksinya komentar yang dituliskan sebagai spam oleh pendeteksi spam otomatis.
Ketiga, tulislah komentar dengan kalimat yang sopan, mudah dipahami, tidak mengandung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan), serta jangan menuliskan komentar dengan kalimat dan atau kata khusus dewasa.
Hal tersebut disebabkan karena sebuah situs web atau blog pada umumnya bersifat publik, sehingga semua kalangan umur dapat dengan bebas membuka dan membaca seluruh konten (termasuk konten yang terdapat di dalam komentar) situs web atau blog yang dimaksud. Sehingga dengan menuliskan komentar memakai kalimat yang sopan, mudah dipahami, tidak mengandung unsur SARA serta tidak menggunakan kalimat dan atau kata khusus dewasa, maka pengunjung maupun pengelola situs web atau blog yang dimaksud tetap merasa nyaman ketika membuka dan membaca setiap konten yang terdapat di dalamnya.
Keempat, usahakan untuk tidak menuliskan komentar sebagai anonymous (komentar anonim).
Sangat dianjurkan agar tidak menuliskan komentar sebagai anonymous pada sebuah situs web atau blog. Walau sebagian pengelola situs web atau blog mengijinkan pengunjung untuk memberikan komentar sebagai anonymous, namun perlu kita ingat bahwasanya sebagian yang lain tidak menyukai komentar yang dilakukan dengan cara demikian. Hal ini disebabkan karena komentar yang ditulis secara anonim, terkadang dapat dianggap sebagai komentar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Sehingga apabila tidak memiliki Open ID, maka solusinya adalah dengan menggunakan pilihan Name/URL dalam memberikan komentar. Namun perlu diingat pula apabila menggunakan pilihan Name/URL, maka isilah URL dengan URL situs web atau blog yang dikelola. Akan tetapi jika tidak memiliki situs web atau blog, maka sebagai alternatifnya adalah, URL dapat diisi dengan URL jejaring sosial yang dimiliki dan atau sejenisnya.
Nah, berdasarkan uraian di atas, maka harapan saya semoga artikel ini dapat menambah pemahaman kita tentang komentar yang dapat dikategorikan ke dalam komentar spam, dan semoga dapat pula dijadikan sebagai referensi sebelum menuliskan komentar di sebuah situs web atau blog agar nantinya kita tidak dianggap sebagai seorang spammer. Atas dasar ini pula maka dengan segala hormat saya mohon maaf apabila komentar yang tidak sesuai dengan ketentuan di atas, akhirnya saya tandai sebagai spam dan atau saya hapus untuk tidak dipublikasikan (terkecuali untuk komentar yang telah dimoderasi dan disetujui sebelum artikel ini diterbitkan).
Semoga berguna dan bermanfaat.
Salam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar